Select

November 26, 2010
Salah satu syntax yang paling penting dalam SQL adalah select. Select berfungsi untuk menampilkan data-data pada tabel-tabel yang terdapat dalam database. Di sinilah terdapat banyak perbedaan antara SQL biasa dan SQL Oracle. Oracle banyak sekali meringkas syntax-syntax menjadi lebih sederhana walaupun sebenarnya oracle juga tetap memerima SQL strandar.




Select secara sederhana dapat dituliskan sebagai berikut :

SELECT
[tb1].[nama_kolom1],
[tb2].[nama_kolom2], . . .
FROM
[nama_tabel1] [tb1],
[nama_tabel2] [tb2]
WHERE
[kondisi_join]
[operator_boolean] [kondisi_select]
ORDER BY [nama_kolom_order]
GROUP BY [nama_kolom_group];

Keterangan :
tb:Alias dari [nama_tabel1]
nama_kolom:Nama kolom yang akan ditampilkan
kondisi_join:Jika pada klausa FORM terdapat dua tabel atau lebih maka harus terdapat kondisi ini yaitu menjoinkan tabel-table pada klausa tersebut
operator_boolean:Operator-operator untuk kondisi_join seperti AND dan OR
kondisi_select:Kondisi tambahan untuk menyempurnakan operasi SELECT ini. Biasanya menggunakan operasi perbandingan, seperti : >, <,>=, <=, BETWEEN, <>
nama_kolom_order:Hasil SELECT ingin di urutkan berdasarkan nama_kolom tersebut.
nama_kolom_group:Hasil SELECT ingin dikelompokkan berdasarkan nama_kolom. Jadi semua record yang bernilai sama akan dikeluarkan hanyasatu record saja. Yang perlu diperhatikan adalah semua kolom yang di-SELECT harus di GROUP BY -kan.
1.Menampilkan semua siswa kelas I dengan diurutkan berdasarkan nama siswa tersebut.
SELECT
NAMA,
ALAMAT
FROM
TEST.MURID
WHERE
KELAS_ID = ‘I’ /*[kondisi_select]*/
ORDER BY NAMA, NIS; /*[nama_kolom_order]*/
2.Menampilkan guru-guru yang mengajar mata pelajaran biologi.
SELECT
g.NIG,
b.NAMA
FROM
TEST.GURU g,
TEST.BELAJAR b
WHERE
g.NIG = b.NIG /*[kondisi_join]*/
AND b.KODE_MP = ‘DA0007′ /*[kondisi_select]*/
GROUP BY g.NIG, g.NAMA; /*[nama_kolom_group]*/
3.
Select Distinct
Digunakan untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table database.

Syntax: 
SELECT DISTINCT column_name(s)
FROM table_name
Contoh:
SELECT DISTINCT kota FROM bukutamu
4.
Where
Digunakan untuk memfilter data pada perintah Select

Syntax: 
SELECT column name(s)
FROM table_name
WHERE column_name operator value

Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
 WHERE kota=’YOGYAKARTA’
5
Order By
Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan kolom (field) tertentu. Secara default, urutan tersusun secara ascending (urut kecil ke besar). Anda dapat mengubahnya menjadi descending (urut besar ke kecil) dengan menambahkan perintah DESC.

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
ORDER BY column_name(s) ASC|DESC

Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY nama

Contoh 2:
 SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY id DESC
6.
Like
Digunakan bersama dengan perintah Where, untuk proses pencarian data dengan spesifikasi tertentu.

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name LIKE pattern
Contoh 1:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’

Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf depan “a”.
Contoh 2:

SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’
Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf belakang “a”.
7.
In
Digunakan untuk pencarian data menggunakan lebih dari satu filter pada perintah Where.

Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name IN (value1,value2, . . .)
Contoh:

SELECT * FROM bukutamu
WHERE kota IN (‘Yogyakarta’,’Jakarta’)
8.
Between
Digunakan untuk menentukan jangkauan pencarian.

Syntax  dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name
BETWEEN value1 AND value2

 Contoh :
SELECT * FROM bukutamu
WHERE id
BETWEEN 5 and 15

Keterangan :

Contoh di atas digunakan untuk mencari data yang memiliki nomor id antara 5 dan 15.
9.
Inner Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini sama dengan perintah join yang sering digunakan.

Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
INNER JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column-name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
INNER JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama
10.
 Left Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua).

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
LEFT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2.
column_name

contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
LEFT JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama
11.
Right Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama).

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
RIGHT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.emailmorder.no_order
FROM bukutamu
RIGHT JOIN order
ON bukutamu.id=order.i
ORDER BY bukutamu.nama
12.
Full Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu tabel.

Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
FULL JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
Contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
FULL JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama
13.
 Union
Digunakan untuk menggabungkan hasil dari 2 atau lebih perintah Select.

Syntax dasar :
SELECT column_name(s)FROM table_name1
UNION column_name(s) FROM table_name2
Atau
SELECT column_name(s) FROM table_name1
UNION ALL
SELECT column_name(s) FROM table_name2
Contoh :
SELECT nama FROM mhs_kampus1
UNION
SELECT nama FROM mhs_kampus2
Select Select Reviewed by Bank Ifoel on November 26, 2010 Rating: 5

14.3. CRUD sederhana dalam 1 File

November 21, 2010
Berikut ini adalah script beserta penjelasan singkat untuk membuat sebuah halaman tambah, edit, baca, dan hapus data dari database PhpMyAdmin dengan PHP.
Untuk mencoba script ini silahkan download source code-nya disini, extract dan taruh di folder htdocs pada XAMPP kemudian import database crud.sql dan setting konfigurasi databasenya pada bagian ini :


$host = "localhost"; -&gt; Isi nama hostname, biasanya localhost
$user = "root";      -&gt; Isi nama user db
$pass = "";          -&gt; Isi password db, kosongkan jika tidak ada
$namadb = "crud";    -&gt; Isi nama database

Sesuaikan dengan konfigurasi database yang telah Anda buat. Jika sudah silahkan tes hasilnya di http://localhost/crud/crud.php

<html>
<head>
<title>CRUD PHP | CREATE - READ - UPDATE - DELETE DATABASE</title>
</head>
<body>
<h2>CRUD PHP | CREATE - READ - UPDATE - DELETE DATABASE</h2>
<p><a href="crud.php">Home</a> | <a href="?page=insert">Tambah Data</a></p>

<?php
// Membuat koneksi dengan database
error_reporting(0);
$host = "localhost"; // nama db host
$user = "root"; // user db
$pass = ""; // password db, kosongkan jika tidak ada
$namadb = "crud"; // nama database
// fungsi untuk koneksi ke database
$koneksi = mysql_connect($host,$user,$pass);
// fungsi untuk memilih database
$database = mysql_select_db ($namadb);
// membuat validasi untuk koneksi
if(!$koneksi){
 echo "Tidak dapat terkoneksi";
}else{
 if (!$namadb){
  echo "Database tidak ditemukan";
 }
}
// Akhir koneksi
?>

<?php
// Baca database, kemudian data-nya dijadikan sebuah objek untuk ditampilkan dalam tabel
$sql = mysql_query("SELECT * FROM data ORDER BY nomor");
?>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr bgcolor="#CCC">
<td align="center">Nomor</td>
<td align="center">Nama</td>
<td align="center">Email</td>
<td align="center">Alamat</td>
<td align="center">Kota</td>
<td align="center">Aksi</td>
</tr>
<?php
// disini kita mulai array data dengan menjadi objek untuk ditampilkan
while ($hsl = mysql_fetch_object($sql)){ ?>
<tr>
<td>&nbsp;<?=$hsl->nomor;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->nama;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->email;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->alamat;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->kota;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<a href="?edit=<?=$hsl->nomor;?>">Edit</a> | <a href="?hapus=<?=$hsl->nomor;?>">Hapus</a>&nbsp;</td>
</tr>
<?php
}
// Akhir dari baca database
?>
</table>

<?php
// Tambah data ke database, jika didapati get page
if ($_GET['page']){
?>
<h3>Tambah Data</h3>
<form action="" method="post">
<table>
<tr>
<td>Nomor</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="1" name="nomor" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Nama</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="30" name="nama" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Email</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="35" name="email" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="50" name="alamat" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Kota</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="20" name="kota" /></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td><input type="submit" name="tbsimpan" value="Simpan" /></td>
</tr>
</table>
</form>
<?php
// membuat semacam validasi sederhana untuk variable post
$nomor = $_POST['nomor'];
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kota = $_POST['kota'];
$tbsimpan = $_POST['tbsimpan'];
if ($tbsimpan){
 if (!empty($nomor)){
  if (!empty($nama)){
   if (!empty($email)){
    if (!empty($alamat)){
     if (!empty($kota)){
      mysql_query ("INSERT INTO data VALUES('$nomor','$nama','$email','$alamat','$kota')");
      header ("location:crud.php");
     }else{
      echo "Kota harus diisi";
     }
    }else{
     echo "Alamat harus diisi";
    }
   }else{
    echo "Email harus diisi";
   }
  }else{
   echo "Nama harus diisi";
  }
 }else{
  echo "Nomor Harus Diisi";
 }
}
}
// Akhir tambah data ke database
?>

<?php
// Edit data dari database jika didapati get edit
if ($_GET['edit']){
// membaca database berdasarkan get kemudian menampilkannya ke dalam form
$editsql = mysql_query ("SELECT * FROM data WHERE nomor = '".$_GET['edit']."'");
$selectedit = mysql_fetch_object($editsql);
?>
<h3>Edit Data</h3>
<form action="" method="post">
<table>
<tr>
<td>Nomor</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="nomor" size="1" value="<?=$selectedit->nomor;?>" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Nama</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="nama" size="30" value="<?=$selectedit->nama;?>" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Email</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="email" size="35" value="<?=$selectedit->email;?>" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="alamat" size="50" value="<?=$selectedit->alamat;?>" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Kota</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="kota" size="20" value="<?=$selectedit->kota;?>" /></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td><input type="submit" name="tbedit" value="Edit" /></td>
</tr>
</table>
</form>
<?php
// validasi sederhana
$nomor = $_POST['nomor'];
$nama = $_POST['nama'];
$email = $_POST['email'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$kota = $_POST['kota'];
$tbedit = $_POST['tbedit'];
if ($tbedit){
 if (!empty($nomor)){
  if (!empty($nama)){
   if (!empty($email)){
    if (!empty($alamat)){
     if (!empty($kota)){
      mysql_query ("UPDATE data SET nomor='".$nomor."', nama = '".$nama."', email = '".$email."', alamat = '".$alamat."', kota = '".$kota."' WHERE nomor = '".$_GET['edit']."'");
      header ("location:crud.php");
     }else{
      echo "Kota harus diisi";
     }
    }else{
     echo "Alamat harus diisi";
    }
   }else{
    echo "Email harus diisi";
   }
  }else{
   echo "Nama harus diisi";
  }
 }else{
  echo "Nomor Harus Diisi";
 }
}
}
// Akhir edit data dari database
?>

<?php
// Hapus data database berdasarkan get hapus
if ($_GET['hapus']){
mysql_query("DELETE FROM data WHERE nomor = '".$_GET['hapus']."'");
header ("location:crud.php");
}
// Akhir hapus data database
?>

<br />
&copy; <?=date("Y");?> <a href="http://studiobagus.com" target="_blank">studiobagus.com</a>
</body>
</html>
14.3. CRUD sederhana dalam 1 File 14.3. CRUD sederhana dalam 1 File Reviewed by Bank Ifoel on November 21, 2010 Rating: 5

Class dan Function PHP

November 26, 2009
Class dan Function PHP

OOP (Object Oriented Programming) menjadi idealisme baru dalam pemrograman masa kini. Menggunakan konsep OOP untuk pembuatan sebuah aplikasi berbasis PHP setidaknya dapat memberikan pengalaman baru bagi para developer. Pengalaman baru ini terutama dalam hal struktural penulisan program yang lebih baik dari cara konvensional.
Tutorial berseri dari saya kali ini merupakan relaunch posting yang dulunya pernah saya tulis di blog ini, namun sempat hilang karena ada kesalahan teknis dan tidak ter-backup. Pada tutorial ini, saya akan mencoba mengaplikasikan sebuah pengaplikasian PHP versi OOP kedalam bahasa dan alur yang semoga mudah dipahami pembaca sekalian.
Fungsi Class adalah langkah basic awal penulis memberikan tutorial pada pembaca. Class dalam PHP sebenarnya hampir sama seperti Function. Tapi ada beberapa perbedaan yang perlu kita ketahui, diantaranya adalah :
Class dapat menyimpan Function
Class memiliki karakteristik yang terkadang bisa menyimpan data (variabel) dan Function.
Latihan
1Misalkan kita mempunyai sebuah Class bernama “Kucing”. Di dalam Class Kucing tersebut mempunyai variabel Public yang kita beri nama $lapar dan berisi keterangan laparnya. Keterangan dalam lapar ini misalnya berisi “Kucing ini sedang lapar”.
class Kucing { 
  public $lapar = 'Kucing ini lapar';
}
2 Oke, setelah kita memiliki class Kucing dan variabel Public seperti di atas. Kita pun masih bisa menambah Function di dalam Class Kucing tersebut. Ambil contoh saja, kita akan menambah fungsi makan untuk menunjukkan variabel $camilan, function makan($camilan). Tulis kode di bawah ini :
class Kucing { 
  public $lapar = 'Kucing ini lapar';
  function makan($camilan)
    {        
      if ($camilan == 'Sayuran') {
      $this->lapar = 'Nggak doyan makan sayuran';
     } else {
      $this->lapar = 'Terserahlah, yang penting gak makan sayur';
    }
  }
}
Pada fungsi di atas, kita tambah juga kondisi menggunakan fungsi if. Jika variabel makan $camilan sama dengan “sayuran”, maka keluarannya “tidak doyan makan sayuran”.
Kemudian fungsi else, kita masukkan “Terserahlah, yang penting tidak sayuran”
Maksudnya jika kucing makan sayuran maka dia akan bilang “tidak doyan makan sayuran”, dan jika bukan sayuran yang dia makan, maka kucing akan berkata seperti pada fungsi Else.
3Jika kita sudah paham akan maksud fungsi dari Class Kucing di atas, sekarang kita bisa mencoba melakukan pemanggilan menggunakan Echo. Syaratnya, tentunya kita harus membuat nama variabel baru untuk Class Kucing. Misalkan kita berinama variabel $kucingpersia. Seperti dibawah ini.
$kucingpersia = new Kucing;
echo $kucingpersia->lapar;
echo "<br />";
Script di atas akan menghasilkan keluaran “Kucing ini lapar”.
Kemudian, mari kita coba jika variabel $kucingpersia kita beri makan Sayuran.
$kucingpersia->makan('Sayuran');
echo $kucingpersia->lapar;
echo "<br />";
Hasil keluaran pasti akan menampilkan kalimat “tidak doyan makan sayuran”.
Tapi jika kita beri makan ‘Biskuit’.
$kucingpersia->makan('Biskuit');
echo $kucingpersia->lapar;
hasil keluaran adalah “Terserahlah, yang penting tidak sayuran”.
Nah, dari beberapa baris script yang kita tulis di atas merupakan contoh sederhana pengaplikasian Class dalam OOP. Teman-teman tentunya bisa mencoba mengutak-atik dan menambah beberapa fungsi lain didalam Class tersebut. Silahkan dipahami !
Note : Pahami dengan baik sebelum melanjutkan dan anda terjebak dengan ekperimen yang membuang2 waktu
Sumber :
Read more: http://mkhuda.com/web/fungsi-oop-class-dalam-php/#ixzz2ipE8v4Xa 
Contoh :
<?php
class Mobil
{
    //definisikan nama variable awal(default)
    var $merek = "";
    var $warna = "";
    //fungsi untuk seting nilai baru
    function setMobil($merek,$warna)
    {
        $this->merek = $merek;
        $this->warna = $warna;       
    }
    //fungsi untuk memanggil nilai 
    function getMobil(){
            echo $this->merek."<br>";
            echo $this->warna."<br>";            
    }
}
//panggil class mobil
$mobil = new Mobil();
//isi variabel nilai untuk mobil
$merek = 'BMW';
$warna='Merah';
//panggil fungsi setting nilai 
$mobil->setMobil($merek, $warna);
//panggil fungsi untuk menampilkan isi nilai identitas
$mobil->getMobil();
?>
Class dan Function PHP Class dan Function PHP Reviewed by Bank Ifoel on November 26, 2009 Rating: 5

14.4. CRUD dengan Model MVC

November 22, 2008
Setelah membuat Crud dengan 1 halaman, selanjutnya kita akan membuat CRUD dengan Model MVC (Model, View dan Controller), Membuat CRUD dengan MVC akan memudah kita membaca script karena bagian-bagian telah terpisah-pisah sesuai fungsinya.









Buatlah Folder  sebagai berikut :

com_oto

- Site

---- Models

---- Views

--------Images

---- Controllers



Pada Folder Site buatlah sebuah file PHP com_oto.php

<html>

<body>
<h2>CRUD PHP | </h2>
<h3>CREATE - READ - UPDATE - DELETE DATABASE</h3>
<p><a href="/com_oto.php">Home</a> | <a href="/?page=insert">Tambah Data</a></p>



<?php
//koneksi ke database
INCLUDE ('controllers/class.oto.php');

// Baca database, kemudian data-nya dijadikan sebuah objek untuk ditampilkan dalam tabel
$sql = mysql_query("SELECT * FROM inv_user ORDER BY iduser");
//-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

// Tambah data ke database, jika didapati get page
if ($_GET['page']){
INCLUDE ('views/v_ototambah.php');

include ('models/m_ototambah.php');//membaca file eksekusi untuk menyimpan data
}
// Akhir tambah data ke databasw
//-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
// menampilkan data
INCLUDE ('views/v_show.php');
?>



<?php
// Edit data dari database jika didapati get edit
if ($_GET['edit']){
// membaca database berdasarkan get kemudian menampilkannya ke dalam form
$editsql = mysql_query ("SELECT * FROM inv_user WHERE iduser = '".$_GET['edit']."'");
$selectedit = mysql_fetch_object($editsql);
INCLUDE ('views/v_editoto.php');
?>

<?php
}
?>


<?php
// Hapus data database berdasarkan get hapus
if ($_GET['hapus']){
mysql_query("DELETE FROM inv_user WHERE iduser = '".$_GET['hapus']."'");
header ("location:com_oto.php");
}
// Akhir hapus data database
//-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
?>

<p><a href="/com_oto.php">Home</a> | <a href="/?page=insert">Tambah Data</a></p>
<br />
&copy; <?=date("Y");?>
</body>
</html>

Pada Folder Model buatlah file :

m_otoedit.php

<?php
    require_once ('../controllers/class.oto.php');
    $id=$_GET['id'];
$nama_br=$_POST['nama'];
$telpkantor_br=$_POST['telpkantor'];
$ext_br=$_POST['ext'];
$hp_br=$_POST['hp'];
$email_br=$_POST['email'];
$pinbb_br=$_POST['pinbb'];

$query= "update inv_user set iduser='$id',
    nama='$nama_br',
telpkantor='$telpkantor_br',
ext='$ext_br',
hp='$hp_br',
email='$email_br',
pinbb='$pinbb_br'
    where iduser='$id'";
$exe=mysql_query($query,$koneksi);
    header ("location:../com_oto.php");
?>

dan buatlah file lagi m_ototambah.php

<?php
// membuat semacam validasi sederhana untuk variable post

$nama = $_POST['nama'];
$telpkantor= $_POST['telpkantor'];
$ext = $_POST['ext'];
$hp = $_POST['hp'];
$email = $_POST['email'];
$pinbb= $_POST['pinbb'];

$tbsimpan = $_POST['tbsimpan'];
if ($tbsimpan){

if (!empty($nama)){

mysql_query ("INSERT INTO inv_user
  VALUES('','$nama','$telpkantor','$ext','$hp','$email','$pinbb')");
header ("location:com_oto.php");

}else{
 echo "Nama harus diisi";
}

}
?>


Pada Folder Views buatlah File v_editoto.php

<h3>Edit Data</h3>
<form action="models/m_otoedit.php?id=<?=$selectedit->iduser;?>" method="post">
<table>
<tr>
<td>ID User</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="iduser" size="30" value="<?=$selectedit->iduser;?>" /></td>
</tr>

<tr>
<td>Nama</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="nama" size="30" value="<?=$selectedit->nama;?>" /></td>
</tr>

<tr>
<td>Telp Kantor</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="telpkantor" size="30" value="<?=$selectedit->telpkantor;?>" /></td>
</tr>

<tr>
<td>Ext</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="ext" size="30" value="<?=$selectedit->ext;?>" /></td>
</tr>

<tr>
<td>HP</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="hp" size="30" value="<?=$selectedit->hp;?>" /></td>
</tr>

<tr>
<td>Email</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="email" size="30" value="<?=$selectedit->email;?>" /></td>
</tr>

<tr>
<td>PIN BB</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="pinbb" size="30" value="<?=$selectedit->pinbb;?>" /></td>
</tr>

<tr>
<td></td>
<td></td>
<td><input type="submit" name="update" value="Update" /></td>
</tr>
</table>
</form>

buatlah file lagi v_show.php

html>
<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr bgcolor="#CCC">
<td align="center">ID USER</td>
<td align="center">Nama</td>
<td align="center">Telp Kantor</td>
<td align="center">Ext</td>
<td align="center">HP</td>
<td align="center">Email</td>
<td align="center">PIN BB</td>
<td align="center">Aksi</td>
</tr>
<?php
// disini kita mulai array data dengan menjadi objek untuk ditampilkan
while ($hsl = mysql_fetch_object($sql)){ ?>
<tr>
<td>&nbsp;<?=$hsl->iduser;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->nama;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->telpkantor;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->ext;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->hp;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->email;?>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;<?=$hsl->pinbb;?>&nbsp;</td>


<td>&nbsp;<a href="/?edit=<?=$hsl->iduser;?>">Edit</a>
|
<a href="/?hapus=<?=$hsl->iduser;?>">Hapus</a>
&nbsp;</td>
</tr>
<?php
}
// Akhir dari baca database
//---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
?>
</table>
</html>

selajutnya buatlah file v_ototambah.php :

<h3>Tambah Data</h3>
<form action="" method="post">
<table>

<tr>
<td>Nama</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="30" name="nama" /></td>
</tr>

<tr>
<td>Telp Kantor</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="30" name="telpkantor" /></td>
</tr>

<tr>
<td>Ext</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="30" name="ext" /></td>
</tr>

<tr>
<td>HP</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="30" name="hp" /></td>
</tr>

<tr>
<td>email</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="30" name="email" /></td>
</tr>


<td>PIN BB</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" size="30" name="pinbb" /></td>
</tr>

<tr>
<td></td>
<td></td>
<td align="right"><input type="submit" name="tbsimpan" value="Simpan" /></td>
</tr>
</table>
</form>


Didalam Folder Controllers buatlah file  class.oto.php ::

<?php
// Membuat koneksi dengan database
error_reporting(0); // menghilangkan pesan error yang muncul
$host = "localhost"; // nama db host
$user = "root"; // user db
$pass = ""; // password db, kosongkan jika tidak ada
$namadb = "joomdle"; // nama database

// fungsi untuk koneksi ke database
$koneksi = mysql_connect($host,$user,$pass);

// fungsi untuk memilih database
$database = mysql_select_db ($namadb);

// membuat validasi untuk koneksi
if(!$koneksi){
echo "Tidak dapat terkoneksi";
}else{
if (!$namadb){
echo "Database tidak ditemukan";
}
}
// Akhir koneksi

?>

Note :

error_reporting(0) : perintah ini diperlukan untuk menghilangkan massage error akibat belum terbentuk variable.



Kenapa dipaksakan tampilan dibuat dalam satu layar ?

Hal ini akan berkaitan dengan pemuatan component pada joomla.

14.4. CRUD dengan Model MVC 14.4. CRUD dengan Model MVC Reviewed by Bank Ifoel on November 22, 2008 Rating: 5
Powered by Blogger.