View Pada Oracle

January 28, 2014

VIEW PADA ORACLE



View adalah salah satu object database, yang secara logika merepresentasikan sub himpunan dari data yang berasal dari satu atau lebih table.
View merupakan hasil perintah SELECT yang berupa tabel virtual yang dapat membungkus query tertentu. View berfungsi untuk mempermudah dalam pengambilan query tertentu. Dengan view kita dapat menerapkan pembatasan pada pengaksesan guna pengamanan keamanan data seperti di bawah ini:
  • Kolom/Field pada tabel tertentu.
  • Baris/Record pada tabel tertentu.
  • Field dan Record pada tabel tertentu.
  • Turunan dari view lain.
  • Record menggunakan operasi join.
  • Data statistik dari tabel.
Kegunaan dari view adalah :
  • Membatasi akses database
  • Membuat query kompleks secara mudah
  • Mengijinkan independensi data
  • Untuk menampilkan view (pandangan) data yang berbeda dari data yang sama.
Cara membuat view :
Untuk membuat view kita dapat menggunakan perintah view dengan format seperti dibawah ini :
CREATE VIEW view_name[(column_list)] [WITH ENCRYPTION] AS select_statement [WITH CHECK OPTION]
Keterangan : 
View_name adalah nama view yang akan dibuat. Column_list mendefinisikan field yang akan digunakan dalam view. Column_list harus memiliki jumlah field yang sama dengan yang didefinisikan pada select_statement. Jika column_list tidak ada maka view dibuat berdasarkan field yang didefinisikan pada select_statement. With Encryption adalah opsi untuk menambahkan enkripsi pada view. AS berisi perintah yang digunakan untuk membuat view.

Contoh :
CREATE VIEW V_ SISWA AS SELECT * FROM SISWA
Cara menampilkan view :
Untuk menampilkan atau memanggil view yang sudah kita buat sebelumnya, kita dapat menggunakan perintah select dengan format seperti dibawah ini :
SELECT * FROM V_PELANGGAN
Cara merubah view :
Untuk merubah view kita dapat menggunakan perintah alter view dengan format seperti dibawah ini :
ALTER VIEW view_name[(column_list)] [WITH ENCRYPTION] AS select_statement [WITH CHECK OPTION]
Contoh :
ALTER VIEW V_SISWA AS SELECT * FROM SISWA WHERE ALAMAT ='JAKARTA'
Cara menghapus view :
Untuk menghapus view kita dapat menggunakan perintah drop view dengan format seperti dibawah ini :
DROP VIEW view_name
Contoh :
DROP VIEW V_PELANGGAN
View Pada Oracle View Pada Oracle Reviewed by Bank Ifoel on January 28, 2014 Rating: 5

Tabel dan Form

December 02, 2010
Bekerja dengan FORM dan TABLE

<html>
<head><title>Test Page</title></head>
<body>
<h2>Data Collection</h2><p>
<form action="process.php" method="post">
<table>
<tr>
<td>Name:</td>
<td><input type="text" name="Name" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Age:</td>
<td><input type="text" name="Age" /></td>
</tr>
<tr><td colspan="2" align="center"><input type="submit" /></td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Tabel dan Form Tabel dan Form Reviewed by Bank Ifoel on December 02, 2010 Rating: 5

Fungsi dengan nilai balik dan tanpa nilai balik

November 30, 2010
Fungsi adalah bagian kode program dalam PHP yang berfungsi untuk melaksanakan tugas-tugas spesifik tertentu. Dengan menggunakan fungsi, kode program bisa lebih mudah dibaca, dipahami, dipelihara dan dipergunakan berulang-ulang untuk keperluan lainnya (selama prosesnya sama).
Didalam PHP fungsi dibagi menjadi yaitu :

Fungsi yang mengembalikan nilai 
Suatu proses yang hasilnya ditampung pada suatu variable dan selanjutnya dikembalikan oleh fungsi dengan perintah return
Contoh :
<?php
function pangkat_tiga($x){
$hasil = $x * $x * x;
return $hasil;
}
?>
Fungsi yang tidak mengembalikan nilai.
adalaah fungsi yang hanya melakukan proses tertentu tetapi tidak menghasilkan nilai.
Contoh :
<?php
function cetak-judul (){
echo "Belajar fungsi pada php + oarcle";
}
?>
Perintah Dasar Function 
Function (&) namaFungsi ([parameter,...]) {dafar statement} 

Fungsi dengan nilai balik dan tanpa nilai balik Fungsi dengan nilai balik dan tanpa nilai balik Reviewed by Bank Ifoel on November 30, 2010 Rating: 5

Fungsi Pada Oracle

November 29, 2010
oci_bind_by_name ()
Untuk mendapatkan jumlah kolom dari suatu hasil eksekusi statement

oci_bind_by_name($s, “:idkaryawan”, $ID);

oci_connect()
Koneksi ke server oracle

$koneksi = oci_connect($username,$password,$host)
or die('connection failed !');




oci_commit()
Untuk commit suatu statement dalam suatu transaksi aktif
oci_commit($conn);

oci_close()
Menutup atau memutuskan koneksi ke database oracle
oci_close($conn); 


oci_execute()
Untuk mengakses statement atau query yang telah disiapkan  pada fungsi oci_parse()

oci_execute($s);

oci_free_statement()
Untuk mengosongkan atau membebaskan semua resource yang berhubungan dengan statement

oci_free_statement($s); 

oci_parse()
Untuk meyiapkan query bagi server oracle sebelum di eksekusi oleh server

$s = oci_parse($conn,”insert into karyawan (idkaryawan,namakaryawan)”.

Perintah dalam satuan eksekusi :
<?php
include “koneksi.php”;
$ID= $_POST[ID]; // variable dari form input data dgn atribute input text name=”ID” //
$NM= $_POST[NAMA]; // variable dari form input data dgn atribute input text name=”NAMA” //
$s = oci_parse($conn,”insert into karyawan (idkaryawan,namakaryawan)”.
“values (:idkaryawan,:namakaryawan)”);
oci_bind_by_name($s, “:idkaryawan”, $ID);
oci_bind_by_name($s, “:namakaryawan”, $NM);
oci_execute($s);
oci_commit($conn);
oci_free_statement($s);
oci_close($conn);
echo “INPUT DATA BERHASIL”;
?>


Fungsi Pada Oracle Fungsi Pada Oracle Reviewed by Bank Ifoel on November 29, 2010 Rating: 5

Select

November 26, 2010
Salah satu syntax yang paling penting dalam SQL adalah select. Select berfungsi untuk menampilkan data-data pada tabel-tabel yang terdapat dalam database. Di sinilah terdapat banyak perbedaan antara SQL biasa dan SQL Oracle. Oracle banyak sekali meringkas syntax-syntax menjadi lebih sederhana walaupun sebenarnya oracle juga tetap memerima SQL strandar.




Select secara sederhana dapat dituliskan sebagai berikut :

SELECT
[tb1].[nama_kolom1],
[tb2].[nama_kolom2], . . .
FROM
[nama_tabel1] [tb1],
[nama_tabel2] [tb2]
WHERE
[kondisi_join]
[operator_boolean] [kondisi_select]
ORDER BY [nama_kolom_order]
GROUP BY [nama_kolom_group];

Keterangan :
tb:Alias dari [nama_tabel1]
nama_kolom:Nama kolom yang akan ditampilkan
kondisi_join:Jika pada klausa FORM terdapat dua tabel atau lebih maka harus terdapat kondisi ini yaitu menjoinkan tabel-table pada klausa tersebut
operator_boolean:Operator-operator untuk kondisi_join seperti AND dan OR
kondisi_select:Kondisi tambahan untuk menyempurnakan operasi SELECT ini. Biasanya menggunakan operasi perbandingan, seperti : >, <,>=, <=, BETWEEN, <>
nama_kolom_order:Hasil SELECT ingin di urutkan berdasarkan nama_kolom tersebut.
nama_kolom_group:Hasil SELECT ingin dikelompokkan berdasarkan nama_kolom. Jadi semua record yang bernilai sama akan dikeluarkan hanyasatu record saja. Yang perlu diperhatikan adalah semua kolom yang di-SELECT harus di GROUP BY -kan.
1.Menampilkan semua siswa kelas I dengan diurutkan berdasarkan nama siswa tersebut.
SELECT
NAMA,
ALAMAT
FROM
TEST.MURID
WHERE
KELAS_ID = ‘I’ /*[kondisi_select]*/
ORDER BY NAMA, NIS; /*[nama_kolom_order]*/
2.Menampilkan guru-guru yang mengajar mata pelajaran biologi.
SELECT
g.NIG,
b.NAMA
FROM
TEST.GURU g,
TEST.BELAJAR b
WHERE
g.NIG = b.NIG /*[kondisi_join]*/
AND b.KODE_MP = ‘DA0007′ /*[kondisi_select]*/
GROUP BY g.NIG, g.NAMA; /*[nama_kolom_group]*/
3.
Select Distinct
Digunakan untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table database.

Syntax: 
SELECT DISTINCT column_name(s)
FROM table_name
Contoh:
SELECT DISTINCT kota FROM bukutamu
4.
Where
Digunakan untuk memfilter data pada perintah Select

Syntax: 
SELECT column name(s)
FROM table_name
WHERE column_name operator value

Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
 WHERE kota=’YOGYAKARTA’
5
Order By
Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan kolom (field) tertentu. Secara default, urutan tersusun secara ascending (urut kecil ke besar). Anda dapat mengubahnya menjadi descending (urut besar ke kecil) dengan menambahkan perintah DESC.

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
ORDER BY column_name(s) ASC|DESC

Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY nama

Contoh 2:
 SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY id DESC
6.
Like
Digunakan bersama dengan perintah Where, untuk proses pencarian data dengan spesifikasi tertentu.

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name LIKE pattern
Contoh 1:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’

Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf depan “a”.
Contoh 2:

SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’
Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf belakang “a”.
7.
In
Digunakan untuk pencarian data menggunakan lebih dari satu filter pada perintah Where.

Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name IN (value1,value2, . . .)
Contoh:

SELECT * FROM bukutamu
WHERE kota IN (‘Yogyakarta’,’Jakarta’)
8.
Between
Digunakan untuk menentukan jangkauan pencarian.

Syntax  dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name
BETWEEN value1 AND value2

 Contoh :
SELECT * FROM bukutamu
WHERE id
BETWEEN 5 and 15

Keterangan :

Contoh di atas digunakan untuk mencari data yang memiliki nomor id antara 5 dan 15.
9.
Inner Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini sama dengan perintah join yang sering digunakan.

Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
INNER JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column-name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
INNER JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama
10.
 Left Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua).

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
LEFT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2.
column_name

contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
LEFT JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama
11.
Right Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama).

Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
RIGHT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.emailmorder.no_order
FROM bukutamu
RIGHT JOIN order
ON bukutamu.id=order.i
ORDER BY bukutamu.nama
12.
Full Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu tabel.

Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
FULL JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
Contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
FULL JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama
13.
 Union
Digunakan untuk menggabungkan hasil dari 2 atau lebih perintah Select.

Syntax dasar :
SELECT column_name(s)FROM table_name1
UNION column_name(s) FROM table_name2
Atau
SELECT column_name(s) FROM table_name1
UNION ALL
SELECT column_name(s) FROM table_name2
Contoh :
SELECT nama FROM mhs_kampus1
UNION
SELECT nama FROM mhs_kampus2
Select Select Reviewed by Bank Ifoel on November 26, 2010 Rating: 5
Powered by Blogger.